DEPOK – Untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran, para guru SIT Nurul Fikri tertantang untuk kreatif saat menyajikan pembelajaran yang menyenangkan serta mudah dimengerti oleh para siswa sehingga tidak membuat mereka bosan dan tetap produktif walaupun hanya di rumah.

Untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa walau di tengah corona pembelajaran tetap mengggunakan pendekatan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills, SIT Nurul Fikri menggunakan empat aplikasi pembelajaran online, hal ini bertujuan agar pembelajaran menjadi lebih variatif, interaktif, atraktif, dan efektif dibanding dengan pembelajaran online di semester satu.

“Dari hasil kajian tim pengembang media pembelajaran, ada empat aplikasi yang digunakan oleh para guru dalam proses pembelajaran online untuk memenuhi kebutuhan sekolah yaitu Pear Deck, Padlet, Edpuzzle dan Flipgrid,” kata Joko Prayitno, Direktur Pendidikan SIT Nurul Fikri.

Hal inilah yang diterapkan oleh para guru SDIT Nurul Fikri, salah satunya menggunakan aplikasi edpuzzle oleh guru Quran untuk menerangkan materi tentang tajwid.

Untuk memaksimalkan pemanfaatan aplikasi tersebut maka frekuensi penggunaan oleh para guru distandarkan, yaitu aplikasi Flipgrid digunakan minimal satu kali per semester sedangkan Pear Deck, Padlet, dan Edpuzzle dipakai dua kali per semester.

Edpuzzle adalah video interaktif berbasis web sekaligus alat penilaian formatif yang memungkinkan pengguna memotong video online yang ada serta menambahkan konten ke target tujuan pembelajaran tertentu.

Leave a Reply