DEPOK – Sebanyak 109 siswa kelas VI SDIT Nurul Fikri dinyatakan lulus 100 persen pada Tahun Pelajaran 2025/2026. Pengumuman kelulusan disampaikan pada Selasa, 2 Juni 2026, berdasarkan hasil rapat dewan guru dan ketentuan yang berlaku.
Momen kelulusan menjadi hari yang penuh kebahagiaan dan rasa syukur bagi para siswa, orang tua, serta guru yang telah mendampingi proses pendidikan selama enam tahun. Kelulusan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan mereka di jenjang sekolah dasar sekaligus awal langkah menuju pendidikan yang lebih tinggi.
Kepala SDIT Nurul Fikri, Sri Mulyani, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan perjuangan para siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.
“Segala perjuangan yang telah kalian upayakan, kerja keras yang telah kalian usahakan, serta doa-doa dari para guru, orang tua, dan seluruh pihak yang mendukung kalian telah mengantarkan kalian sampai pada titik ini,” ujarnya.
Sri Mulyani juga mengajak seluruh siswa untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat dan keberhasilan yang telah diraih.
“Selamat kepada seluruh siswa kelas VI atas kelulusan yang telah kalian peroleh. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Tautkan hati kita kepada Allah SWT atas izin-Nya sehingga kita dapat sampai pada saat ini,” tuturnya.
Dalam pesannya, ia mengingatkan para lulusan untuk tetap menjaga akhlak mulia di mana pun mereka berada.
“Euforia boleh, namun tetap mengedepankan akhlak kalian,” pesannya.
Selain mencatatkan kelulusan 100 persen, siswa SDIT Nurul Fikri juga menunjukkan capaian akademik yang membanggakan melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VI. Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, nilai tertinggi diraih oleh Muhammad Al-Fatih Trefindra dari kelas VI B dengan nilai sempurna 100. Sementara itu, nilai tertinggi Matematika diraih oleh Faiha Farah Sholihah dari kelas VI B dengan nilai 93,33.
Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, para lulusan juga menunjukkan capaian yang baik dalam pembelajaran Al-Qur’an. Sejumlah siswa berhasil melampaui target hafalan Al-Qur’an, di antaranya Aqeela Khonsa Budinugroho dengan capaian 6 juz, Faqih Khairy Bunisora Syapaat 5 juz, Muhammad Naufal Al Fatih 5 juz, serta Athifah Hafizah 5 juz.
Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen SDIT Nurul Fikri dalam membina generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an dan akhlak mulia.
Kebahagiaan atas kelulusan turut dirasakan oleh para siswa. Rais Afkar Setiawan mengaku terharu saat mengetahui dirinya dinyatakan lulus.
“Senang banget sampai rasanya mau nangis karena selama enam tahun kami sudah berjuang. Saat tahu lulus, kami langsung sujud syukur. Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya datang,” ungkapnya.
Rais juga menyampaikan kesan positif selama menempuh pendidikan di SDIT Nurul Fikri.
“Pendidikannya bagus, guru-gurunya baik dan sering membantu saat kami mengalami kesulitan. Fasilitasnya juga lengkap dan banyak hal menyenangkan yang saya alami selama sekolah di sini,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh Adhara Kanaya Widhyaqila yang merasa bersyukur atas hasil yang diperoleh setelah berusaha keras mempersiapkan diri menghadapi berbagai evaluasi pembelajaran.
“Saya senang sekali karena sudah belajar dengan sungguh-sungguh dan hasil yang saya dapatkan cukup memuaskan,” ujarnya.
Kelulusan ini menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk terus belajar, bertumbuh, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Dengan bekal ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan karakter yang telah dibangun selama enam tahun, para lulusan SDIT Nurul Fikri diharapkan tumbuh menjadi generasi SMART: Sholeh, Muslih, cerdAs, mandiRi, dan Terampil.











Leave A Comment