DEPOK – Target utama pelajaran membaca  Al-Quran adalah mendidik murid-murid untuk mahir membaca Al-Quran dengan baik sesuai dengan tuntunan tajwid, sehingga mereka mampu membaca dengan sebenar-benarnya bacaan. Tentu saja, pelajaran membaca Al Quran juga menididik murid-murid agar gemar membaca, mencintai, memahami dan berupaya mengamalkannya.

Menggunakan metode membaca Al Quran dengan Nurul Bayan, siswa TKIT Nurul Fikri belajar membaca Al Quran. Menurut SIti Fathimah salah satu humas SIT Nurul Fikri, mengatakan mampu membaca Al-Qur’an merupakan salah satu keinginan orang tua atas anak-anaknya. Membaca dan Menghafal sebagian dari surat dalam Al-Qur’an merupakan salah satu program dari TKIT Nurul Fikri.

Membaca Nurul Bayan adalah salah satu kegiatan yang rutin dilakukan setiap harinya oleh para siswa didampingi oleh guru-guru. “Di masa pandemi seperti ini, membaca Nurul Bayan tetap berlangsung melalui Videocall Ibu Guru dan murid. Satu per satu secara bergantian. Alhamdulillah anak-anak tetap antusias dan semangat membacanya, apalagi bisa langsung ngobrol bersama Bu Guru secara pribadi. Ada yang bercerita dulu baru baca, ada yang menunjukkan mainannya di rumah, dan ada juga yang langsung ingin membaca,” kata Fathimah

“Baarokallahu fiikum kepada Ananda Nabila Zahirah Aryska dari kelas B Bintang naik jilid 3 dan Raffasya Airlangga kelas A Brokoli naik jilid 3. Ananda sudah menyelesaikan membaca buku Nurul Bayan jilid 2, sudah mengikuti tes kelulusan naik jilid Nurul Bayan oleh Miss Yuli dan Miss Lilis, semoga bertambah semangat membacanya dan menjadi generasi penerus yang cinta Al Qur’an,” lanjutnya.

Nurul bayan merupakan salah satu metode membaca Al-Quran yang dirancang oleh tim pengajar Al-Quran Sekolah Islam Terpadu Nurul Fikri. Metode baca Al-Quran ini dirancang  semata untuk niat  dan tujuan mengharapkan ridho Allah SWT melalui aktifitas pembelajaran Al-Quran yang lebih baik, lebih sederhana, lebih runut dan lebih mudah insya Allah. Medote ini didukung dengan buku Nurul Bayan dengan lima level atau jilid dengan penekanan bacaan yang berbeda.

Leave a Reply