DEPOK – Hari Kesadaran Autisme Sedunia (World Autism Awareness Day) telah diselenggarakan setiap tahun sejak 9 September 1989. Penetapan hari ini berdasarkan Resolusi Majelis Umum PBB “62/139. World Autism Awareness Day” yang ditetapkan pada 18 Desember 2007, berdasarkan usulan Perwakilan Negara Qatar, dan didukung oleh semua negara anggota.

Resolusi Hari Kesadaran Autisme Sedunia (World Autism Awareness Day, disingkat WAAD) memiliki empat komponen utama:
👉🏼Penetapan 2 April sebagai WAAD
👉🏼Partisipasi organisasi-organisasi PBB, negara-negara anggota, LSM dan semua organisasi swasta & masyarakat untuk WAAD
👉🏼Meningkatkan kesadaran autisme pada semua tingkatan dalam masyarakat
👉🏼Sekretaris Jenderal PBB harus menyampaikan pesan ini kepada negara-negara anggota dan semua lembaga PBB lainnya.

Autism Awareness Day atau Hari Peduli Autis Sedunia digagas dan disahkan oleh PBB untuk mengingatkan perlunya kesadaran dan dukungan dari masyarakat atas hak orang dengan autisme.

Selain peringatan hari autis, 2 April juga mencatat beberapa peristiwa penting lainnya, seperti kedatagan Belanda di 1559 dan hari lahir Sultan Sri Hamengkubuwono X.

Penetapan hari ini berdasarkan Resolusi Majelis Umum PBB “62/139. World Autism Awareness Day” yang ditetapkan pada 18 Desember 2007, berdasarkan usulan Perwakilan Negara Qatar, dan didukung oleh semua negara anggota.¬†Tujuan sederhana penetapan hari autisme sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlunya dukungan bagi orang penyandang autis.

Leave a Reply