DEPOK – Masa pandemi ini dilaksanakan semua dari rumah, belajar, bekerja, bahkan berjualan. Lembaga pendidikan seperti Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri, termasuk lembaga yang melaksanakan keduanya. Belajar dan mengajar daring (dalam jaringan) dengan siswa dan guru di rumah. Dan bagi tenaga kependidikan juga bekerja di rumah. Banyak program yang harus diselesaikan pada tahun ajaran ini, salah satunya adalah Lomba Board Game yang diikuti guru dari TK sampai SMA.

Sehubungan dengan panjangnya waktu sampai melintasi tahun ajaran 2019/2020, maka diputuskan bahwa penyisihan lomba dilanjutkan secara daring. Penyisihan secara daring dilaksanakan selama 5 hari sejak 6-11 Juni 2020. Setiap hari 4-6 peserta tampil dengan durasi penjurian 20 menit ditambah 10 menit persiapan.

“Peserta diminta mempresentasikan board game-nya, sementara video playtest, board game design, dan prototype-nya. Sudah dikirimkan terlebih dahulu dengan tenggat waktu yang sudah ditentukan. Peserta yang mengumpulkan pada tenggat waktu tersebut berhak masuk ke babak penyisihan,” terang penanggung jawab lomba board game, Imas Eva.

Guru yang mendaftar mengikuti lomba ini seluruhnya ada 35 orang. Sedangkan guru yang maju ke tingkat babak  penyisihan 28 orang terdiri dari, satu guru TK, lima guru SD, tiga guru SMA dan satu atas nama bidang.

Dari penyisihan tersebut diperoleh 10 peserta dengan nilai terbaik yang berhak mengikuti babak final yang juga akan dilaksanakan secara daring. Mereka yang berhak masuk ke final adalah Dede Rohmat (SD), Rizal Dharma (SD), Dina Farihai (SD), Monalisa (SMA), Hawillah (TK), Nur Yelly (SD), Siti Sopiah (SMA), Siska Timarawati (SD), Henny (SMA), dan Rusliah (Bidang).

Final insya Allah akan dilaksanakan Sabtu, 27 Juni 2020. “Kepada para Finalis selamat berkarya dan bertambah baik lagi. Kepada guru-guru yang sudah mengikuti babak penyisihan, kami ucapkan selamat Anda telah berhasil membuat inovasi pembelajaran melalui board game. Semoga karya-karya Ibu dan Bapak guru bermanfaat dalam pembelajaran selanjutnya,” tandas Imas.

 

Penulis: Imas Eva
Editor: Irma Siregar

Leave a Reply