SIT NURUL FIKRI

APPG Terus Kembangkan PBL Para Pendidik SIT Nurul Fikri

By December 4, 2013 No Comments

TUGU – Yayasan Pemberdayaan dan Pendidikan Umat Nurul Fikri (YPPU NF) khususnya bidang Akademik dan Pengembangan Profesi Guru (APPG) terus meningkatkan mutu para pendidik di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri dengan mengadakan pelatihan Problem Based Learning (PBL) selama tiga hari yakni 22, 29 November, dan 7 Desember 2013.Keynote speaker dalam acara ini adalah dosen UI dan juga pengurus YPPU NF, Dr. Santoso Soekirno dihadiri sebanyak 30 peserta mulai dari level tingkat TK, SD, SMP, dan SMA juga dihadiri oleh para staf pengajar dari Pesantren Nurul Fikri Anyer sebanyak lima orang.

“Kami (APPG-red) berharap dengan adanya workshop ini dalam menerapkan based learning akan meningkatkan mutu kualitas pembelajaran dengan penerapan metode PBL,” jelas salah satu panitia, Aris Budiman, Depok, Selasa (3/12/2013).

PBL adalah pembelajaran yang berpusat pada pedagogi siswa dimana siswa belajar tentang sebuah subyek permasalahan melalui pengalaman pemecahan masalah. Sehingga siswa diharuskan mempelajari dua strategi yakni pemikiran dan pengetahuan dominan.

Tujuan dari PBL adalah untuk membantu siswa mengembangkan pengetahuan yang fleksibel, keterampilan pemecahan, self-directed learning, keterampilan kolaborasi yang efektif dan motivasi intrinsik masalah yang efektif. Pembelajaran berbasis masalah adalah gaya belajar aktif dalam bentuk kelompok.

Siswa mengidentifikasi apa yang mereka sudah tahu, apa yang mereka perlu tahu, dan bagaimana dan di mana untuk mengakses informasi baru yang dapat mengakibatkan penyelesaian masalah. Peran instruktur (dikenal sebagai tutor dalam PBL) adalah untuk memfasilitasi pembelajaran dengan mendukung, membimbing, dan pemantauan proses pembelajaran.

Guru harus membangun kepercayaan diri siswa untuk mengambil masalah, dan mendorong siswa, sementara juga peregangan pemahaman mereka. PBL merupakan pergeseran paradigma dari pengajaran tradisional dan filosofi pembelajaran. Konstruksi untuk mengajar PBL sangat berbeda dari pengajaran di kelas tradisional.

Leave a Reply