DEPOK – Kita tak bisa pungkiri akibat pandemi Covid-19 ini telah mengakibatkan beberapa sektor terutama perekonomian dan pendidikan tidak berjalan dengan normal. Kondisi tersebut mau tidak mau menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

Untuk mencegah penyebaran virus corona dari klaster satuan pendidikan, para guru dan pimpinan SIT Nurul Fikri berjibaku merancang konsep, teknis dan lainnya tentang pembelajaran jarak jauh.

Salah satunya dalam rapat kerja yang digelar selama lima hari kemarin menggojlok pembahasan permbelajaran jarak jauh secara virtual melalui aplikasi Zoom, 29-30 Juni dan 1-3 Juli 2020.

Hal ini bertujuan dalam pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat Covid-19. Juga untuk tercapai efektifitas belajar secara optimal/maksimum selama darurat Covid-19, memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik dan orang tua/wali.

“Melaksanakan Prinsip Kebijakan Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19 Kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran,” seperti dikutip dari buku Panduan PJJ untuk Orang Tua dan siswa.

Menanggapi hal tersebut, salah satu orang tua siswa dari CCEC dan SDIT Nurul Fikri, dokter Rosdiana Astuti memberi dukungan atas kinerja para guru SIT Nurul Fikri.

“Salut buat SIT Nurul Fikri yang anak-anak lagi liburan pasti bu guru pak guru rapat. Gimana caranya ngajar terbaik untuk anak-anak. Semoga maju terus ya bu seperti marsnya maju terus bersama Allah, aamiin,” tulis dokter Diana melalui pesan singkat whatsapp.

Leave a Reply