SIT NURUL FIKRI

5 Tips Penting Memilih Sekolah Anak

By February 28, 2019 No Comments
[www.parenting.co.id] Satu hal yang perlu Mama ingat, mencari sekolah itu seperti mencari jodoh, gampang-gampang susah! Apalagi buat Mama yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, pilihan sekolah semakin banyak dan hampir semua memiliki keunggulan dan prestasi masing-masing.

Makanya, sediakan waktu setidaknya 1 tahun untuk mencari sekolah terbaik bagi anak. Dan, inilah ‘daftar tugas’ Mama selama 1 tahun ke depan sampai anak mendapatkan sekolah terbaiknya:

1. Tentukan kriteria
Setiap mama tentu tak mau sembarangan memilih sekolah untuk anak. Pasalnya, sekolah, terutama TK dan SD, merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Saat ini, pilihan tak hanya soal biaya dan jarak tempuh (meski kedua hal tersebut tetap menjadi pertimbangan utama!), atau, sekolah negeri dan sekolah swasta.

Sekolah swasta pun punya banyak pilihan: nasional, nasional plus, internasional, berbasis agama, sekolah alam, dsb. Yang mana pilihan Anda?

Masing-masing mama pastilah memiliki kriteria berbeda dalam menentukan sekolah terbaik untuk anak. Ada mama yang berpendapat bahwa sekolah terbaik itu yang menyediakan ‘paket lengkap’. Tak hanya memberi ilmu bagi anak didiknya, tapi juga menanamkan akhlak dan budi pekerti yang baik, serta memberikan ilmu agama yang mendalam.

Ada juga mama yang senang dengan sekolah lama, yang mutu akademisnya sudah teruji bertahun-tahun lewat kualitas para lulusannya. Yang penting Mama ingat, penentuan kriteria sekolah haruslah didasari oleh kebutuhan dan minat anak, bukan semata keinginan Anda.

2. Browsing… browsing… browsing…
Hanya dengan mengetikkan kata kunci yang tepat di mesin pencari Google, dengan mudah Mama mencari informasi tentang sekolah-sekolah terbaik, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya.

Memang, sih, tidak semua sekolah punya situs resmi yang bisa Anda intip. Seandainya ada pun, belum tentu situs tersebut memberi informasi lengkap seperti yang Anda harapkan.

Nah, kalau Anda jeli dan rajin browsing, Anda justru akan menemukan lebih banyak informasi berguna di media sosial, blog, ataupun forum.

Di situ, biasanya para mama senang curhat dan membagi informasi soal sekolah anak mereka, bahkan informasi yang sangat mendetail, mulai dari suasana sekolah, sikap guru-gurunya, sampai kondisi kamar mandinya. Sharing yang bermanfaat, kan?

Lewat sharing tersebut, Anda tak hanya mendapat informasi yang bagus-bagus saja, tapi juga informasi buruk yang mungkin pernah dialami oleh mama lain. Ini bisa jadi tambahan untuk bahan pertimbangan Anda.

3. School shopping
Sudah punya daftar sekolah incaran? Sekarang, saatnya school shopping, atau mendatangi sekolah tersebut satu persatu. Bila selama ini informasi yang Anda punya hanya berdasarkan brosur, pengalaman mama lain, dan foto-foto, kini saatnya melihat secara langsung wujud fisik sekolah incaran Anda.

Banyak hal yang harus diamati saat school shopping ini, mulai dari jarak tempuh dari rumah ke sekolah, kondisi jalanan di pagi hari, lokasi dan lingkungan sekitar sekolah, gedung beserta fasilitasnya, serta suasana sekolah. Selain mengamati, ini juga saat yang tepat buat Anda untuk bertanya lebih banyak soal sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah tersebut.

Jangan hanya terpaku pada kurikulum dan cara belajar di sana. Perhatikan juga hal-hal mendasar lainnya, seperti apakah sekolah tersebut memberikan kesempatan bagi murid-muridnya untuk mengikuti kompetisi meskipun ia tidak berprestasi.

Dan yang tak kalah penting, apakah sekolah tersebut dapat memenuhi kebutuhan individual anak. Pasalnya, tak semua anak cocok dengan sistem belajar konvensional di mana guru menerangkan di depan kelas dan murid mendengarkan sambil duduk di bangkunya masingmasing.

Galilah lebih dalam seputar visi, misi, serta nilai-nilai yang dianut sekolah tersebut, apakah sama dengan visi, misi, serta nilai-nilai Anda sebagai orangtua. Anda perlu tahu apakah sekolah tersebut hanya bertujuan menciptakan anak-anak dengan nilai tes yang bagus, atau membentuk anak-anak menjadi pembelajar mandiri.

Selain berbicara dengan kepala sekolah, sempatkan juga untuk berbicara dengan guru, murid, atau mungkin orang tua lain yang ada di sekolah untuk mendapat sudut pandang yang bervariasi tentang sekolah tersebut.

Perlukah membawa anak ikut serta saat school shopping? Tergantung, sih, Ma. Jika Anda berencana untuk melakukan kunjungan ke banyak sekolah, sebaiknya tak perlu membawa si kecil, karena terlalu banyak pilihan justru akan membuatnya bingung. Anda boleh membawa si kecil ikut jika pilihan sekolah sudah dikerucutkan menjadi 3 – 4 sekolah.

4. Hitung… hitung… hitung…
Setiap mama menginginkan sekolah terbaik untuk anak. Tapi, sekolah terbaik untuk anak belum tentu sekolah yang mahal, kan, Ma? Jadi, berhitunglah dengan cermat. Bukan…, bukan berarti Anda tak boleh memasukkan si kecil ke sekolah yang mahal. Tapi, Anda disarankan memilih sekolah yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Jika di akhir perburuan sekolah Anda memiliki lebih dari satu sekolah incaran, masalah biaya ini mungkin bisa jadi senjata pamungkas untuk menentukan sekolah mana yang akan dipilih (tentu dengan tidak mengesampingkan suara si kecil, ya, Ma!).

Cari tahu total biaya yang harus Anda keluarkan untuk sekolah A, B, dan C, mulai dari uang masuk, formulir pendaftaran, uang kegiatan, sampai uang SPP. Uang SPP di sekolah A lebih murah? Jangan tergiur dulu, Ma.

Coba tanya apakah uang SPP flat sampai si kecil kelas 6 nanti atau selalu ada kenaikan setiap tahun? Jika ya, berapa persentase kenaikan SPP per tahun? Kemudian, bagaimana jika pembayaran SPP dilakukan di awal tahun ajaran? Apakah ada diskon?

Pakar keuangan Ligwina Hananto, dalam sebuah seminar, pernah menyampaikan bahwa jangan sampai uang menjadi penghalang antara anak dan cita-citanya.

Mungkin sebagian mama mengartikan kalimat itu dengan pengertian bahwa orang tua harus menyediakan berapa pun biaya untuk pendidikan terbaik bagi anak. Tapi, maknanya tidaklah sesempit itu.

Tanggung jawab Anda sebagai orang tua terhadap pendidikan anak tidak hanya saat ini, ketika anak masuk TK atau SD. Masih ada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, SMP, SMA, dan kuliah.

Anda harus memastikan anak mendapat pendidikan terbaik di semua jenjang tersebut sesuai dengan kemampuan Anda.

Yah, kalaupun saat ini Anda berpikir mampu memasukkan si kecil ke sekolah mahal, coba dipikirkan kembali apakah Anda yakin dengan kelanjutannya di tahun kedua, ketiga, dst? Dan, bagaimana dengan saudara-saudaranya yang lain, apakah bisa mendapatkan kenyamanan bersekolah yang sama?

5. Saatnya menentukan pilihan
Empat tahap di atas sudah Anda lalui semua. Kini, saatnya menentukan pilihan. Pastikan Anda mendiskusikan semua pilihan sekolah yang tersisa dengan papa dan anak. Pertimbangkan kembali hal-hal yang Anda anggap penting, misalnya jarak antara sekolah dan rumah, sistem belajar dua arah, fasilitas, porsi pelajaran agama, dan biaya, untuk masing-masing sekolah.

Beri nilai untuk semua poin penting tersebut. Kemudian, lihat sekolah mana yang mendapat nilai paling besar.

Untuk lebih meyakinkan agar pilihan tak jatuh ke sekolah yang salah, Anda juga bisa mengajak si kecil ikut trial class. Dari pengalaman ini, Anda bisa benar-benar yakin apakah system belajar di sekolah tersebut benar-benar cocok untuk anak.

Dan, anak pun bisa mantap memutuskan apakah ia akan suka bersekolah di situ. Selamat berburu sekolah, Ma!

Sumber : http://www.parenting.co.id/usia-sekolah/tak-pernah-terlalu-dini-untuk-berburu-sekolah?p=1

Leave a Reply