Skip to main content

Komunikasi dalam keluarga sangat penting dalam menciptakan hubungan yang baik antara orang tua dan anak-anak. Melalui kegiatan Parent Talk, SMAIT Nurul Fikri menggelar seminar dengan tajuk Keluarga Cerdas Komunikasi, Sabtu, 11 Maret 2023.

Bersama dengan motivator Aris Ahmad Jaya, mengupas tuntas cara komunikasi yang baik dalam keluarga, terutama komunikasi orang tua kepada anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan informasi mengenai tip serta tantangan dalam melakukan komunikasi yang efektif dalam keluarga.

Serta memberikan pemahaman kepada orang tua/wali siswa mengenai pola komunikasi dalam keluarga dan juga memberikan pemahaman kepada orang tua / wali siswa mengenai cara melakukan komunikasi efektif dalam keluarga,” ujar Amira Qonita Alhumaira, ketua pelaksana kegiatan.

“Fenomena yang terlihat pada hubungan orang tua dan remaja yang renggang akibat komunikasi yang kurang efektif dalam keluarga. Sering kali orang tua dan anak, maupun diantara pasangan suami dan istri memiliki keinginan maupun harapan yang tidak tersampaikan atau kurang tepat saat disampaikan, sehingga terjadi miskomunikasi. Miskomunikasi dalam keluarga tersebut menyebabkan masalah dalam bidang akademik, kurangnya kemampuan sosialisasi dan adaptasi, maupun masalah kesehatan mental,” ujar Amira.

Ada empat tipe komunikasi orang tua dalam membersamai buah hati menurut Aris Ahmad Jaya, yaitu: 1. Kuburan. “Sepi”, masing-masing asyik dengan dirinya sendiri. Tidak ada sapa, tidak ada canda tawa, apalagi cerita. 2. Pasar. “Ramai”, suasana ramai namun asyik dengan kepentingan masing-masing. 3. Ring Tinju. “Konflik”, suasana saling menyalahkan, ego menonjol, menang – kalah. 4. Orkestra. Tipe Orkestra, “Harmoni”, suasana saling memahami, saling mengerti, empati, saling melengkapi. Untuk memujudkan tipe Orkestra dibutuhkan harmoni cinta.

Karena anak adalah pemberat timbangan kebaikan di akhirat. Maka pastikan mereka memiliki banyak kenangan bersama kita yang menjadikan tangannya senantiasa menengadah berdoa kepada Allah sepeninggal kita. Banyak orang tua yang mahal untuk memeluk anaknya sehingga anaknya justru dipeluk pertama kali oleh orang lain.

“Ada 5 tip cerdas komunikasi ala gadget, yaitu gadget menarik menyenangkan, gadget memberi apresiasi dengan cepat, gadget siap sedia kapan pun, 24 jam, gadget pemaaf, memberi kesempatan, dan gadget selalu up to date,” terang Aris saat memberikan edukasi kepada orang tua di Masjid Imamul Muttaqin, SIT Nurul Fikri, Sabtu, 11 Maret 2023.

Menurut Aris Ahmad Jaya, ada lima cerdas komunikasi dengan bahasa cinta. Pertama, apresiasi (ungkapan kata). Pemberian label positif membentuk citra diri menjadi positif. Misalnya, Kamu pintar, kamu rajin, kamu penyabar, dan lain-lain. Itu akan membentuk citra diri anak anda menjadi positif. Seorang putri sangat membutuhkan perhatian dan butuh didengar, sementara anak putra butuh dipercaya dan butuh diakui.

Kedua, waktu berkualitas. Ketiga, tipe orang tua dalam membersamai buah hati, yaitu: Nyasar, Bayar, atau Sadar. Nyasar, masa bodoh, cuek dengan perkembangan anak, kurang menghargai proses. Contoh, tidak tahu anaknya kelas berapa? Wali kelas anaknya, siapa? atau saat mengambil raport jarang hadir. Bayar, ciri outsourching. Sudah merasa cukup dengan memberikan kebutuhan finansial bagi anak. Dan terakhir, Sadar.

Ketiga, sentuhan (pelukan), keempat, melayani, dan kelima, hadiah. Berikut link materi Keluarga Cerdas Berkomunikasi yang dibuat oleh Aris Ahmda Jaya.

Leave a Reply