DEPOK – Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Cimanggis, Khuswatun Khasanah, Jumat (26/3/2021) sore tadi melantik dan mengukuhkan calon anggota Pramuka Garuda tingkat Siaga dan Penggalang secara virtual. Pelantikan tersebut dihadiri oleh orang tua, pembina, Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka (Mabigus), dan Kwarcab Depok dan Pengurus Kwarran Cimanggis beserta tim verifikasi Pramuka Garuda.

Sebanyak 21 Siaga dan 23 Penggalang siap dilantik dan dikukuhkan. Namun, berbeda dengan tahun sebelumnya, prosesi pelantikan dan pengukuhan kali ini dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom karena adanya wabah Covid-19.

Secara virtual, Khuswatun Khasanah, memberikan instruksi pembacaan Dwi Satya kepada para calon anggota dalam prosesi pelantikan. Dalam instruksinya, ia mengajak para anggota pramuka untuk mengulang ucapannya dalam pembacaan Dwi Satya.

“Kepada ananda, disilakan untuk memegang ujung bendera merah putih atau setengah leher kacu yang ananda punya dan diletakkan di dada sebelah kiri, hal ini mengingatkan ananda selama jantung masih berdenyut ananda akan selalu ingat janji yang diucapkan,” ucap Khuswatun Khasanah.

“Dengan mengucapkan Dwi Satya ananda telah sah dikukuhkan sebagai Pramuka Siaga Garuda. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa meridhai niat baik kita semua, aamiin aamiin ya rabbalalamin,” ujarnya. Sementara penyematan tanda Pramuka Garuda diwakili oleh para orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Khuswatun Khasanah, mengatakan tujuan pembinaan pramuka adalah mendidik kaum muda Indonesia menjadi pribadi yang berkarakter. Karena menjadi Pramuka Garuda seorang anggota akan memiliki kualitas dan kemampuan diatas rata-rata dan harus menjadi teladan di lingkungan sekitar.

“Apalagi SIT Nurul Fikri mempunyai semboyan SMART tentunya sangat cocok atau sejalan dengan misi dari pendidikan pramuka itu sendiri. Untuk menjadi Pramuka Garuda harus memenuhi berbagai persyaratan dan tujuan dari tim penilai secara khusus, mulai dari awal proses itu yang nantinya akan terbentuk kaum muda yang tangguh seperti harapan kita semua,” katanya.

Menjadi seorang Pramuka Garuda tidaklah mudah, banyak melewati tahapan dan persyaratan ketat yang harus mereka lalui. Karena itu, Khuswatun Khasanah berharap anggota Pramuka Garuda benar-benar menjadi contoh positif dan inspirator bagi lingkungan sekitar untuk menjadi lebih baik dan menjadi anak-anak soleh andalan umat. “Dan Ananda jangan hanya menjadi pramuka yang biasa saja tapi jadilah pramuka yang luar biasa,” tandasnya.

Hal senanda pun disampaikan oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan Ketua Bidang Pendidikan SIT Nurul Fikri, Rahmat Syehani. Menurutnya, menjadi Pramuka Garuda adalah sebuah misi dan memegang peran sebagai dai-nya pramuka. Ia berharap melalui pramuka bisa menjadikan mereka sebagai SDM yang akan memperbaiki bangsa.

“Menjadi pramuka yang menerapkan dasa dharma pramuka kepada teman di sekolah, di rumah, menjadi anak yang bertakwa kepada Tuhan. Mudah-mudahan ini bisa diemban oleh adik-adik Pramuka Garuda dan buat para pembina, kerja kita belum selesai masih ada kerja-kerja besar lainnya yang memastikan adik-adik yang dilantik bisa menunaikannya,” tuturnya.

Pendidikan Kepramukaan ditengah Pandemi

Meski dalam keadaan pandemi, proses pendidikan kepramukaan tidak menyurutkan semangat peserta didik dan pembina, hal ini terbukti dengan pencapaian tingkatan tertinggi pada golongan siaga dan Penggalangnya.

Setelah seluruh peserta siap melaksanakan upacara, kemudian kakak pembina membuka kegiatan pelantikan Siaga dan penggalang pramuka Garuda. Suasana menjadi haru ketika permintaan doa restu dari siswa-siswi yang akan di lantik kepada bapak ibu wali murid masing-masing dan diikuti dengan pemberian restu dan doa yang di wakili oleh salah satu wali murid.

Suasana menjadi sedikit tegang ketika siswa-siswi yang akan dilantik diberi pertanyaan oleh dewan pembina kesiapan menjadi penggalang pramuka garuda. Secara tegas dan lantang para siswa siswi yang akan dilantik menjawab siap. Siap sebagai teladan di lingkungan baik di keluarga, sekolah, pergaulan dan masyarakat. Kemudian masuk ke acara inti yakni penyematan tanda pelantikan.

Penyematan tanda pelantikan di serahkan secara bersama-sama oleh bapak ibu wali murid nya masing-masing.. Kemudian pemberian ucapan selamat oleh kakak pembina pramuka kepada siswa-siswa yang telah sah menjadi penggalang pramuka garuda.

Dewan pembina pramuka menegaskan bahwa untuk menjadi penggalang pramuka garuda tidak di dapat dengan cara instan namun harus menyelesaikan ujian SKU (Syarat Kecakapan Umum) dan SKK (Syarat Kecakapan Khusus).

Lebih lanjut Dewan pembina mengucapkan selamat kepada siswa siswa yang telah dilantik menjadi Siaga dan Penggalang pramuka garuda dan juga mengucapkan selamat kepada gugus depan SIT Nurul Fikri yang secara 3 tahun berturut-turut selalu mencetak Pramuka Garuda dengan kunatitas dan kualitas terbaik.

Upacara di tutup dengan pembacaan doa oleh petugas upacara. Dan dilanjutkan dengan foto bersama dengan seluruh siswa siswi yang dilantik beserta seluruh kakak pembina pramuka.
Salam pramuka!!!

Penulis: Sultoni
Editor  : Irma Siregar

Leave a Reply