Pada hari Kamis malam, tanggal 9 Maret 1961 terdapat sebuah momen penting yang menjadi titik awal berdirinya organisasi Gerakan Pramuka Indonesia. Yup.. momen ketika Presiden Soekarno mengumpulkan para pimpinan dan tokoh kepanduan di Istana Merdeka dimana kemudian beliau membawakan pidato yang berisikan amanat untuk membubarkan seluruh organisasi kepanduan yang ada lalu meleburnya menjadi satu organisasi yang disebut sebagai Gerakan Pramuka.

Salah satu kutipan kalimat dalam pidato tersebut berbunyi: “… Saya sebagai Presiden, Sebagai Panglima Tertinggi, Sebagai Mandataris, Sebagai Pepeti, Sebagai Pemimpin Besar Revolusi, sebagai titel itu kepada saya oleh MPRS, memerintahkan sekarang kepada seluruh kepanduan Indonesia, untuk meleburkan diri didalam satu organisasi baru yang bernama PRAMUKA. Dengan saja sendiri sebagai PANDU TERTINGGI atau PRAMUKA TERTINGGI, dengan dibantu oleh Sri Sultan Hamengkubuwono…” Dimana kemudian dalam pidato itu pula, Presiden Soekarno menunjuk Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Dr. Prijono, Dr. A. Azis Saleh dan Achmadi (yang kemudian ditambah oleh Muljadi Djojo Martono) sebagai “Panitia 5” yang bertugas untuk membentuk Gerakan Pramuka dan merancang Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.

Momen penting 9 Maret 1961ini kemudian ditetapkan sebagai “Hari Tunas” oleh Gerakan Pramuka Indonesia untuk menunjukkan bahwa pada moment dan tanggal itulah muncul dan tumbuh sebuah “tunas” yang kemudian tumbuh menjadi sebuah organisasi pemuda dan pendidikan terbesar di Indonesia dengan 24,7 juta lebih anggota yang juga menjadikan Gerakan Pramuka sebagai NSO dengan anggota terbanyak di seluruh dunia.

Selain tanggal 9 Maret yang diperingati sebagai Hari Tunas, Gerakan Pramuka juga memiliki beberapa hari “istimewa” lainnya yang diperingati sebagai momentum penting dalam berdirinya Gerakan Pramuka diantara seperti:

20 Mei 1961, yang diperingati sebagai “Hari Permulaan Tahun Kerja. Saat diterbitkannya Kepres No. 238 Tahun 1961.
30 Juli 1961, sebagai Hari Ikrar Gerakan Pramuka. Dimana kala itu para wakil organisasi kepanduan di Indonesia mengeluarkan pernyataan di Istana Olahraga Senayan, untuk meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka. Dan tentunya;
14 Agustus 1961, ketika penganugerahan Panji-panji Gerakan Pramuka serta pelantikan Mapinas, Kwarnas, dan Kwarnari sekaligus diperkenalkan Pramuka kepada masyarakat yang akhirnya kita peringati bersama sebagai Hari Pramuka.
Selamat Hari Tunas kepada rekan-rekan, kakak dan adik anggota Gerakan Pramuka Indonesia di seluruh penjuru negeri. Dan selamat menjalankan kegiatan Sidang Paripurna Nasional kepada rekan dan kakak-kakak Dewan Kerja dan Kwarda seluruh Indonesia, semoga kegiatan dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.

Leave a Reply