nurulfikri.sch.id — Pandemi Covid-19 mengharuskan anak-anak belajar di rumah menggunakan sistem daring (dalam jaringan). Hal ini membuat anak lebih sering melihat layar gawai. Dimana berefek pada kesehatan mata si buah hati. Ada beberapa tips agar terhindar dari Computer Vision Syndrome (CVS). Ini adalah salah satu bentuk kepedulian SIT Nurul Fikri untuk menjaga kesehatan mata buah hati Anda.

CVS atau sering juga disebut sebagai visual fatigue dan digital eye strain, merupakan sebuah istilah untuk kumpulan gejala yang berhubungan dengan gangguan mata akibat penggunaan perangkat elektronik berbasis komputer, seperti laptop, dekstop, telepon seluler, dan tablet.

Gejala yang biasanya menyertai CVS adalah rasa lelah atau pegal pada mata, penglihatan kabur atau ganda, dan mata merah, kering, atau terasa panas. Bahkan pada beberapa kasus, dapat disertai sakit kepala, leher, pundak, dan punggung.

Semakin lama durasi penggunaan komputer, maka semakin lama pula gejala akan berlangsung, bahkan berlanjut setelah penggunaan komputer selesai. Gejala yang dialami antara lain:
1. Penglihatan menjadi ganda
2. Mata menjadi buram
3. Iritasi mata
4. Mata merah dan kering
5. Nyeri kepala

Bagaimana menjaga kesehatan mata di era pembelajaran jarak jauh agar terhindar dari CVS. Berikut tipsnya, yaitu:
1. Gunakan gawai maksimal dua jam dan jaga jarak minimal 40-50 cm
2. Kurangi tingkat kecerahan layar
3. Bila menggunakan gawai lebih dari dua jam secara terus menerus, maka terapkan rumus 20-20-20 dan relaksasi mata
4. Rumus 20-20-20, Setiap 20 menit menatap layar gawai, istirahatkan selama 20 detik, pandanglah benda berjarak 20 kaki atau enam meter.
5. Relaksasi mata, dengan menggosok-gosok tangan, lalu letakkan hangatnya tangan di atas kelopak mata yang terpejam, atau dengan memijat pelan kedua pelipis.

Semoga dengan adanya tips ini dapat membantu ananda untuk selalu menjaga kesehatan mata saat menjalankan pembelajaran jarak jauh atau belajar secara daring.

Leave a Reply