SIT NURUL FIKRI

YPPU Nurul Fikri Gelar Workshop Pendidikan Karakter Bangsa se-Depok

By October 20, 2013 No Comments

TUGU – Sejumlah 60 guru dari SD dan SMP di Kota Depok berkumpul di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri, Kelapadua, Depok, hadir guna mengikuti workshop Integrasi Pendidikan Karakter Bangsa dalam Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar se-Kota Depok Berbasis Kearifan Lokal selama empat hari sejak Kamis – Ahad, 17 – 20 Oktober 2013).

“Ini adalah bagian dari awal membangun generasi bangsa yang lebih baik. Sebagai pewaris negeri, para siswa diharapkan memiliki karakter jujur, cerdas, tangguh dan peduli sesuai dengan karakter bangsa dituangkan dalam UU No 17 tahun 2007,” terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Harry Pansila, saat membuka workshop tersebut.

Lebih lanjut, Harry menambahkan, workshop ini pun harus bisa membuat para guru mulai mengarahkan siswanya tidak sekadar belajar, pilih jurusan dan bekerja atau berorientasi mencari hidup di negeri ini, namun perlu dibangun mindset sebagai pewaris negeri. “Siswa harus punya mindset membangun negeri dan sifat menghargai apa yang sudah diperjuangkan para founding fathers,” jelasnya.

Untuk itu, diperlukan perubahan demi membangun terlaksananya pendidikan karakter. Hal serupa pun dinyatakan oleh Ketua Panitia Penyelenggara, Abdul Rahman Khadafi, yakni perubahan adalah sesuatu yang pasti. Hidup pun harus mengalami perubahan. Tanpa perubahan, tidak akan ada dinamika kehidupan.

Demikian pula dengan kehidupan pendidikan di Indonesia. Kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional telah melakukan berbagai persiapan untuk memberlakukan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 ini merupakan perubahan dari kurikulum sebelumnya yakni Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum 2013 akan dilaksanakan pada Senin, 19 Agustus 2013 serentak di seluruh Indonesia khususnya tingkat Sekolah Dasar untuk kelas 1 dan kelas 4 serta kelas 7 tingkat SMP dan kelas 10 tingkat SMA.

“Melalui workshop empat hari ini, diharapkan para guru dapat menerapkan pendidikan karakter di sekolahnya dan menjadi budaya sehari-hari,” tutur Abdul Rahman Kadafi, Depok, Kamis (17/10/2013). Selain itu, dalam workshop guru ini akan dibahas secara bersama mengenai kurikulum 2013 dan implementasinya, silabus, RPP, bahan ajar berbasis karakter serta media pembelajarannya.

Leave a Reply