SIT NURUL FIKRISMA

OSIS SMAIT Nurul Fikri Gelar Rakesa ke-5

By February 27, 2020 No Comments

DEPOK – Divisi Seni Osis SMAIT Nurul Fikri menggelar festival film pendek RAKESA atau Cerita Tangkapan Lensa yang ke lima di tahun 2020. Dalam ajang ini, peserta yang ikut mulai dari kelas X dan XI. Pemutaran film berlangsung hari ini, ada 12 film hasil karya terbaik tiap kelas tengah diputar di gedung B lantai 2 SMAIT Nurul Fikri, Kamis (27/2/2020).

Kategori film yang diikuti bergenre bebas, mulai dari komedi, drama, inspirasi, hingga dokumenter dengan durasi 5-15 menit. Adapun hadiah yang disiapkan, yakni uang tunai senilai total Rp 1.500.000.

Menurut Penanggung Jawab acara, Bapak Saruri, A.Md, Rakesa bertujuan untuk mengembangkan bakat siswa-siswi SMAIT Nurul Fikri dalam hal berkreasi di bidang desain grafis dan visualisasi video. “Untuk mengembangkan potensi khususnya di bidang desain grafis dan juga video editing agar nantinya yang menang ini bisa diikutkan dalam kompetisi diluar yang sifatnya nasional atau provinsi, minimal tingkat kota bisa berpartisipasi,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Panitia, Adli Fauzan, siswa dari kelas XI IPA 1. Menurutnya generasi muda saat ini banyak yang memiliki bakat akting, produser dan sabagainya, maka sangat disayangkan jika tidak disalurkan ke dalam bentuk media visual dan dipublikasikan.

“Banyak banget pemuda-pemuda yang jago akting, jago produser, jago jadi aktris tapi kemampuan-kemampuan ini tuh enggak disalurkan dengan baik cuma dipendam doang. Nah, makanya osis SMAIT NF mau ngadain ajang lomba biar anak-anak yang punya kemampuan dibidang itu bisa diasah dan ditunjukkan gitu dan bisa ditindaklanjuti, misalnya ada lomba-lomba ekstra dari sekolah mana nanti kita bisa ajuin pemenang dari SMAIT NF,” terangnya.

Pengumuman pemenang lomba akan diumumkan usai pemutaran 12 film pendek. Karya lomba film pendek ini akan dinilai oleh tim juri termasuk penilaian dari salah seorang guru seni di SMPIT Nurul Fikri, Bapak Mully, dan Kak Abdan Syakur, Mahasiswa Institute Kesenian Jakarta dengan kriteria penilaiannya ialah alur cerita, makna, audio dan visual.

Leave a Reply