nurulfikri.sch.id — Mengapa kita harus salat? Pernahkan Ayah Bunda mendengar pertanyaan itu dari buah hati Anda? Bisa jadi anak bertanya demikian karena belum atau terasa berat saat diingatkan untuk shalat padahal tengah asyik menonton atau bermain.

Shalat memiliki kedudukan yang agung dalam Islam. Dikutip melalui instgram @parenting_islami.id, berikut ini yang perlu ayah bunda jelaskan saat anak bertanya, mengapa kita harus salat

1) Shalat adalah kewajiban paling utama setelah dua kalimat syahadat dan merupakan salah satu rukun islam.
Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda, “Islam itu dibangun di atas lima perkara, yaitu: bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke Baitullah, dan berpuasa pada bulan Ramadhan.” (HR. Muslim no.16)

2) Shalat merupakan pembeda antara muslim dan kafir.
Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda, “Sesungguhnya batasan antara seseorang dengan kekafiran dan kesyirikan adalah shalat. Barangsiapa meninggalkan shalat, maka ia kafir” (HR. Muslim no.978)

Salah seorang tabi’in bernama Abdullah bin Syaqiq rahimahullah berkata, “Dulu para
shahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah menganggap suatu
amal yang apabila ditinggalkan menyebabkan kafir kecuali shalat.” (HR. At Tirmidzi)

3) Amalan yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat.
Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan.

Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan,’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang.

Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” Dalam riwayat lainnya, ”Kemudian zakat akan (diperhitungkan) seperti itu. Kemudian amalan lainnya akan dihisab seperti itu pula.” (HR. Abu Dawud)

Untuk itu anak-anak sejak dini harus dapat melihat keutamaan shalat tersebut.

Sumber: @parenting_islam.id

Leave a Reply