SIT NURUL FIKRI

SIT Nurul Fikri Siapkan Program Tablet for School

By April 17, 2014 No Comments

TUGU – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri sedang mensosialisasikan program SMART SCHOOL yang bekerjasama dengan salah satu perusahaan pengembang alat komunikasi di dunia, Samsung.

Program yang bernama SAMSUNG SMART SCHOOL sudah sampai tahap pelatihan cara penggunaan device Samsung dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ke para guru SIT Nurul Fikri mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA.

“Kita mengadakan pelatihan selama empat pertemuan. Ini adalah pelatihan guru untuk pertemuan yang pertama. Masing-masing unit diwakili sebnayak lima guru yang diisi langsung oleh IT Samsung,” ucap Kepala Bidang Rumah Tangga SIT Nurul Fikri, Ir. M. Agus K.

Samsung Smart School adalah kegiatan belajar mengajar yang semua peralatannya sudah menggunakan teknologi. Pada umumnya, sekolah menggunakan papan tulis (whiteboard) sebagai media. namun, dalam smart school tidak lagi menggunakan papan tulis melainkan LCD Flat ukuran 60 inchi yang disebut E-Board. Sementara para siswa selama kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung tidak lagi menggunakan buku tulis tetapi dengan Galaxy Tab ukuran 10 inch yang dinilai lebih interaktif dan inovatif.

Secara teknis penggunaan device Galaxy Tab dan E-Board dalam pendidikan sangat memudahkan berbagai praktek KBM dan membantu sekolah dalam penggunaan teknologi dizaman modern seperti ini. Penggunaan tablet di sekolah dapat mengubah pengalaman belajar dalam berbagai cara yang positif.

Banyak sekali manfaat dalam penggunaan tab sebagai alat perangkat KBM, diantaranya siswa menjadi lebih terlibat, tidak hanya kualitas pembelajaran yang meningkat tapi ada perbaikan tak terduga dalam presensi dan perilaku siswa. selain itu penghematan biaya, mengurangi penggunaan kertas dan printer.

Lalu perbaikan dalam pendagogi, siswa belajar lebih jauh tentang memimpin dan aktraktif. Pemahaman siswa terhadap mata pelajaran dapat lebih dalam, dan mereka bisa mengingat lebih dari apa yang telah mereka pelajari. Selain itu, Kolaborasi yang lebih besar. Penggunaan tablet tidak hanya sebatas dilihat dan berpindah-pindah oleh sekitar siswa yang hanya mudah mengatakan “lihat ini” kepada orang tua dan guru, tetapi anak-anak sekarang bisa melakukannya melalui pesan atau e-mail dengan mudah ke guru untuk dukungan ekstra.

Perubahan budaya belajar tradisional ke modern seperti ini tidak berdampak buruk. Karena konten dari tab bisa diatur sehingga keamanan secara online tidak perlu lagi diragukan. Di Indonesia, belum ada sekolah yang menggunakan teknologi ini. namun, dibeberapa negara maju sudah banyak mengaplikasikan program dari samsung ini ke sekolah-sekolah disana. Semoga Nurul Fikri menjadi pilot project perubahan budaya belajar di Indonesia.

Leave a Reply