SIT NURUL FIKRI

Makna Idul Adha Bagi Ketua YPPU Nurul Fikri

By October 6, 2014 No Comments

TUGU – Berkurban merupakan amal yang paling dicintai Allah SWT pada saat Idul Adha. Kurban menurut istilah adalah mendekatkan diri pada Allah. Sementara arti Adha adalah pengorbanan. Rasul bersabda Nabi SAW, “Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya kurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih kurban.” (HR. At Tirmidzi).

Berdasarkan hadits itu Imam Ahmad bin Hambal, Abuz Zanad, dan Ibnu Taimiyah berpendapat, “Menyembelih hewan pada hari raya kurban, akikah (setelah mendapat anak), dan hadyu (ketika haji), lebih utama daripada shadaqah yang nilainya sama.” (Al Jabari, 1994).

Menurut Ketua Yayasan Pendidikan dan Pemberdayaan Umat (YPPU) Nurul Fikri, Drs. Fahmy Alaydroes, Psi., MM., M.Ed. dalam pengertian Idul Adha yaitu hari dimana kita meneguhkan kehambaan kita dihadapan Allah Yang Maha Agung.

“Sebagaimana Nabiyallah, Khalilullah Ibrahim dan keluarganya. Hari dimana kita meneguhkan kesiapan berkurban untuk menjalankan perintah-Nya.” ucapnya melalui pesan singkat kepada Humas SIT Nurul Fikri.

Terlebih lagi disetiap tetesan darah hewan kurban akan memintakan ampun bagi setiap dosa orang yang berkurban. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Hai Fathimah, bangunlah dan saksikanlah kurbanmu. Karena setiap tetes darahnya akan memohon ampunan dari setiap dosa yang telah kaulakukan… .” (HR Al-Baihaqi, lihat Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/165). “Labbaik Allahumma labbaik… Ied Mubarok,” tutup Ustaz Fahmy.

Leave a Reply