DEPOK – Semangat kompetisi sehat dan pengembangan karakter kembali bergema di lingkungan Nurul Fikri Islamic High School melalui gelaran Nurul Fikri Champions League (NCL). Kegiatan ini menjadi ajang tahunan yang mempertemukan seluruh kelas dalam kompetisi olahraga antarkelas, sekaligus menjadi wahana pengembangan potensi siswa di bidang olahraga dan kesehatan.
Tak sekadar berkompetisi, NCL menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai luhur Islam dalam diri para siswa. Melalui cabang olahraga yang dipertandingkan—futsal, basket, handball, dan catur—para peserta dilatih untuk bersikap jujur, sportif, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Kepala Sekolah Nurul Fikri Islamic High School, Euis Erinawati, menyampaikan bahwa NCL bukan hanya tentang siapa yang menang dan kalah, melainkan soal pembentukan karakter. “Kami ingin anak-anak belajar memaknai kemenangan dan kekalahan sebagai bagian dari proses tumbuh. Mereka diajak meneladani akhlak yang sholeh, sportif, dan tetap cerdas menyusun strategi di lapangan,” jelasnya.
Lebih jauh, NCL juga menjadi sarana konkret penerapan Learner Profile SMART yang menjadi ciri khas pendidikan di Nurul Fikri Islamic School. Dalam dimensi Sholeh, siswa dipandu untuk mempraktikkan nilai-nilai Islam seperti saling menghargai dan menjunjung kejujuran. Pada dimensi Muslih, siswa didorong berperilaku sesuai ajaran Islam bahkan dalam konteks kompetisi. Sementara itu, dimensi Cerdas dan Mandiri mendorong siswa berpikir strategis dalam permainan serta mengelola waktu mereka secara efektif, terutama setelah menyelesaikan Penilaian Akhir Semester (PAS). Dan yang tak kalah penting, dimensi Terampil menekankan pentingnya peningkatan keterampilan, baik dalam olahraga maupun kehidupan sehari-hari.
Gelaran ini pun mendapat sambutan hangat dari siswa dan guru. Tribun lapangan pun ramai dengan sorakan semangat dan dukungan dari rekan satu kelas, menciptakan atmosfer positif yang membangun kebersamaan.
Dengan semangat NCL, Nurul Fikri Islamic High School kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental, spiritual, dan sosial.
Perlu tambahan kutipan dari guru atau siswa? Saya bisa bantu buatkan juga.
Leave A Comment