DEPOK – Membaca setiap hari bukan hanya sekadar aktivitas, tetapi juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan konsentrasi, fokus, dan kemampuan berpikir kritis anak. SIT Nurul Fikri mengimplementasikan program literasi yang mengintegrasikan kegiatan membaca dengan pendekatan pembentukan karakter berbasis High Order Thinking Skills (HOTS).

Program ini sejalan dengan Learner Profile yang diusung SIT Nurul Fikri, yakni mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan analisis, logika, dan berpikir kritis yang esensial bagi masa depan. Setiap halaman buku yang dibaca memberikan tantangan bagi siswa untuk memahami, menganalisis, dan menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang diperoleh.

Tidak hanya membaca, para siswa juga dilatih menceritakan kembali isi buku menggunakan metode 5W+1H (What, Who, Where, When, Why, dan How). Pendekatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam merangkum informasi dan menyampaikannya secara sistematis.

“Dengan membaca, siswa dapat membentuk kebiasaan berpikir yang lebih logis dan kritis, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan,” ujar salah satu pendidik di SIT Nurul Fikri.

Melalui program ini, SIT Nurul Fikri berharap dapat mencetak generasi muda yang memiliki karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan literasi yang unggul.