DEPOK – Sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mencanangkan Gerakan Literasi Nasional (GLN) pada tahun 2016 yaitu Gerakan Literasi Sekolah menjadi salah program pendidikan. Melalui program Reading Time, SDIT Nurul Fikri mengajak para siswa untuk membaca minimal satu buku dengan tema bebas yang rutin dilakukan setiap Selasa.

Program Reading Time SDIT Nurul Fikri diantaranya ialah membaca buku bersama, setelah usai membaca para siswa yang dipilih menceritakan kembali isi buku yang dibaca dan semua peserta wajib mengisi laporan hasil bacaan melalui Nurul Fikri Reading System (NFRS). Kegiatan ini dilakukan secara hybrid learning.

“Isi kegiatan Reading Time diantaranya membaca buku, menceritakan isi buku, mengisi report hasil bacaan dengan tujuan meningkatkan budaya literasi dan waktu pelaksanaan kegiatan setiap Selasa, pukul 07.05 – 07.20 WIB,” kata Trio Sindya, selaku Humas SDIT Nurul Fikri.

Dilansir dari laman Direktorat SMP Kemendikbud Ristek, tujuan dari Gerakan Literasi Sekolah adalah menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran berbudaya literasi, dan membentuk warga sekolah yang literat dalam hal baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, budaya serta kewargaan.