DEPOK – Mengusung tajuk “To Build GLUES (Great Leader of Unity in Extraordinary Students)”, SMAIT Nurul Fikri menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Gabungan 2021 selama tiga hari, Jumat-Ahad, 29-31 Oktober 2021.

Ketua Panitia, Saruri, mengatakan materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut berintegrasi dengan Nurul fikri Learner profile, SMART (Sholah, Muslih, cerdAs, mandiRi, Terampil) yang ada di SMAIT Nurul Fikri, salah satunya ialah Terampil.

“Terampil artinya cakap dalam menyelesaikan tugas, mampu dan cekatan, sedangkan keterampilan artinya kecakapan seseorang untuk memakai bahasa dalam menulis, membaca, menyimak, atau berbicara. Termasuk MC dalam kegiatan ini juga menggunakan bahasa inggris (bilingual),” terang Saruri.

Ia berharap para peserta dapat terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan Public Speaking, tambahan ilmu dan wawasan terkait manajemen organisasi sebagai bekal mengemban amanah dan tanggung jawab di organisasinya masing-masing.

Saruri menambahkan, dalam LDKS ini ada empat poin materi utama yang diberikan kepada seluruh peserta, yaitu tentang Personal Branding, Team Work, Organizational Management, Public Speaking dengan narasumber-narasumber yang kompeten dibidangnya, seperti Bachtiar Firdaus (Direktur Rumah Kepemimpinan PPSDMS), Ahmad Wali Radhi (Ketua Mahasiswa Islam GAMAIS ITB dan BEM seluruh Indonesia 2018), Edvan M. Kautsar (CEO Naiklevel.id, Motivator Muda Indonesia), termasuk 4 orang alumni SMAIT Nurul Fikri, Daffa (Osis), Rizkiandra (Pramuka), Harits (Kopsis) dan Fatih (Tahfizh).

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa atau yang sering kita sebut LDKS, merupakan wadah bagi siswa siswi untuk belajar meningkatkan karakter kepemimpinan agar mereka memiliki bekal menjadi pemimpin yang handal, unggul, dan mampu membawa perubahan di masa yang akan datang. Melalui pelatihan dasar tentang kepemimpinan ini pula diharapkan para peserta mampu memberikan kontribusi terbaik kepada  keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan sosial di sekitarnya.

Kegiatan LDKS ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang biasanya diikuti oleh para anggota pengurus Osis dan DPS yang terpilih. Namun, tahun ini berbeda, karena pesertanya bukan hanya dari Osis dan DPS tapi juga dari Badan Pengurus Harian (BPH) dan perwakilan dari organisasi Kopsis dan 7 ekstrakurikuler yang saat ini ada di sekolah yaitu Pramuka, Tahfizh Club, Cyber Club, English Club, Japan Club, Podcast, dan Menulis. Dengan kata lain, pengurus ekstrakurikuler juga mendapatkan pembekalan yang sama, berupa pelatihan tentang aspek-aspek dasar kepemimpinan.