SIT NURUL FIKRISMA

Pelajar Depok Wakili Indonesia di Kompetisi Roket Internasional di Jepang

By September 29, 2019 No Comments

DEPOK – Harsya Fakhrezy siswa kelas X MIPA 3 dari SMA Islam Terpadu (SMAIT) Nurul Fikri meraih juara harapan 2 Kompetisi Roket Air Indonesia (KRAN) 2019 yang digelar Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan teknologi (PP IPTEK), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di lapangan Rotunda Universitas Indonesia, Ahad, 29 September 2019.

Harsya bersama lima siswa lain berhak mewakili Indonesia di Kompetisi Roket Air Internasional di Jepang 24-25 November 2019.

“Harsya berkesempatan untuk menjadi enam delegator dari Indonesia untuk ke tingkat Internasional yang akan diselenggarakan di Jepang, November ini,” ucap guru pembinanya, Ita.

Seperti dikutip dari laman indopos.co.id, direktur PP-IPTEK, Kemenriatekdikti M Syachrial Annas, mengatakan, saat ini masyarakat khususnya sekolah-sekolah sudah mulai mengetahui adanya kompetisi sains khususnya pembuatan roket air.

Mereka diharapkan juga tahu dan mau mengajak para pelajar untuk berkunjung ke Pusat Peraga IPTEK yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai pusat Science untuk menambah wawasan dan pengetahuan para pelajar.

“PP IPTEK juga merencanakan untuk melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah se-DKI Jakarta untuk belajar tentang sains di PP IPTEK yang saat ini sudah memiliki banyak wahana aktraktive hingga digital,” tandas Syachiral Annas.

KRAN diselenggarakan sebagai rangkaian seleksi untuk mengikuti kegiatan “International Water Rocket Competition” yang akan diselenggarakan pada 22 – 25 November 2019 di Jepang.

Sebelum dapat mengikuti kegiatan KRAN, peserta KRAN telah mengikuti Kompetisi Roket Air tingkat Regional (KRAR) yang diselenggarakan di berbagai daerah, kemudian pemenangnya akan mewakili daerah sebagai delegasi daerah dalam ajang KRAN.

Penyelenggaraan KRAR di daerah dilaksanakan oleh perwakilan Science Center/Pusat Sains atau lembaga lainnya di beberapa provinsi di Indonesia yang bekerja sama dengan PP-IPTEK, Kemenristekdikti sebagai satu-satunya focal point Indonesia dalam menyelenggarakan Kompetisi Roket Air.

KRAN 2019 diikuti sebanyak 140 pelajar berusia 12 – 16 tahun yang berasal dari 16 Kota/Kabupaten, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Jombang, Pontianak, Banjar Baru, Bandar Lampung, Palembang, Sawahlunto, dan Medan.

Kompetisi roket air menjadi ajang adu kreativitas di bidang teknologi kedirgantaraan, dimana roket air digunakan sebagai medianya.

Dalam kompetisi ini, peserta akan adu keterampilan dalam mendesain, menghitung, dan meluncurkan roket air berdasarkan zona sasaran yang sudah ditentukan, dengan panjang lintasan yang mengacu pada aturan yang berlaku pada kompetisi tingkat internasional.

Leave a Reply