Quran

Keberuntungan Hakiki

By June 19, 2015 No Comments

“Dan di antara manusia ada yang mengorbankan dirinya untuk meraih ridha Allah swt. Dan adalah Allah Maha Penyantun terhadap hamba-hamba-Nya.” (Al-Baqarah: 207)

Adalah seorang sahabat Shuhaib bin Sinan Ar-Rumi yang rela mengorbankan seluruh yang dimilikinya karena tekanan kaum Quraisy agar ia diperkenankan untuk berhijrah ke Madinah. Shuhaib dihalangi oleh para pemuka Quraisy untuk berhjrah melainkan ia menyerahkan seluruh hartanya kepada mereka tanpa tersisa sedikit pun.

Dengan tanpa ragu-ragu, ia meninggalkan hartanya di Mekah semata-mata mengharapkan ridha Allah dari perbuatan hijrahnya yang mulia tersebut. Setelah sampai di Madinah dan bertemu dengan Rasulullah, beliau memujinya dengan ungkapannya yang masyhur : ???? ?????? ??? ???? (sungguh telah beruntung Shuhaib). dalam riwayat lain: ??? ?????? ??? ????? (sungguh telah beruntung perniagaannya).

Jadi keberuntungan itu bukan dari apa yang kita miliki tetapi apa yang dikorbankan,  kalau ditanya tentang kekayaan, jangan tanyakan apa yang sudah dimiliki dalam hidup ini tetapi tanyakan apa yang sudah kita korbankan dari segala yang kita miliki di jalan Allah? Jawaban pertanyaan in akan menentukan nasib kita dikhirat kelak.

 

Penulis: Drs. Sulamul Munawaroh

Leave a Reply