SIT NURUL FIKRI

Reading Battle Meriahkan Festival Literasi di SIT Nurul Fikri

By October 27, 2017 No Comments

DEPOK, – Setiap tahun, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri mengadakan Festival Literasi untuk memperingati bulan bahasa yang diselenggarakan selama Oktober. Kegiatan itu diisi antara lain, story telling, seminar, membaca buku bersama seluruh siswa, dan reading battle.

Reading Battle ialah program kompetisi membaca yang dimulai dari kelas 1 sampai kelas 12. Kompetisi ini dilakukan antar usia atau tingkatan kelas. Misal, kelas satu dengan kelas satu, kelas dua dengan kelas dua, begitupun seterusnya.

Sarana yang digunakan untuk kompetisi reading battle ialah mengakses langsung laman web Nurul Fikri Reading System (NFRS) yaitu www.nf-testingcenter.org/nfrs. Setiap siswa memiliki nama pengguna dan kata sandi untuk mengikuti tes dengan menjawab soal-soal yang ada di masing-masing buku dalam halaman akunnya.

“Jadi go online, dihalaman akun mereka masing-masing ada banyak judul buku yang disarankan untuk dibaca sesuai usianya. Siswa bisa baca di rumah, perpustakaan atau dimanapun setelah itu menjawab pertanyaan di setiap buku yang sudah mereka baca,” kata Direktur SIT Nurul Fikri, Rahmat Saripudin, M.Pd.

Jumlah pertanyaan dibuat sesuai dengan kualitas dan ketebalan buku. Dimana setiap buku memiliki nilai. “Paling tinggi ada yang sampai 40 poin untuk buku level tinggi atau berat,” jelas Rahmat. Setiap soal diberi waktu untuk menghindari kecurangan dalam menjawab pertanyaan. Setelah siswa menyelesaikan tes akan mendapatkan poin untuk naik ke level berikutnya. Ada 12 level dimana masing-masing level memiliki jumlah poin yang berbeda-beda.

Poin hasil menjawab tes akan diakumulasikan setelah dua minggu di nilai oleh tim penilai, secara otomatis mereka akan mendapatkan peringkat, siapa yang peringkat 1 dan seterusnya. “Minimal nilai tes satu buku diatas 60 poin, kalau kurang dari itu maka siswa tersebut tidak akan mendapat poin, harus mengulang lagi dan diberi kesempatan hanya dua kali,” tambah Rahmat.

Program budaya membaca di SIT Nurul Fikri sudah berjalan selama tiga tahun. Reading battle merupakan aktivitas kongkrit untuk meningkatkan minat baca, melihat dan memastikan kemampuan membaca siswa. “Apakah dia minat baca hanya untuk suka-suka? Nah, kami beranjak lebih dari itu, karena dengan suka membaca maka siswa akan mendapatkan manfaat membaca melalui kapasitas berpikirnya,” terangnya.

Untuk itulah, jelas Rahmat, SIT Nurul Fikri merancang NFRS sebagai sarana untuk memastikan peningkatan kemampuan membaca siswa secara terstruktur. NFRS Reading Battle diluncurkan pada Senin (9/10/2017) sudah diakses untuk mengikuti tes sebanyak 340 siswa selama empat hari sejak peluncuran dengan jumlah buku sebanyak 90 judul.

Leave a Reply