Parenting

Latih Anak Kemukakan Pendapat Tanpa Menyinggung Orang Lain

By October 16, 2018 No Comments

Mengutip dari laman https://parenting.dream.co.id, banyak anak yang saat ditanya pendapatnya, diam dan tak mau bicara sama sekali. Ada juga yang langsung mengeluarkan apa yang ada di pikirannya tapi dengan bahasa yang menyinggung teman atau malah menyakiti orang lain.

Penting untuk melatih anak agar tak takut mengemukakan pendapatnya, tapi ajarkan caranya dengan baik. Menurut psikolog anak yang merupakan Co-Founder Children Cafe Nuri Indira Dewi, sebenarnya perilaku tersebut dalam bidang komunikasi dan psikologi disebut asertivitas.

Nuri menjelaskan asertif adalah perilaku untuk menunjukkan atau menyampaikan perasaan atau pemikiran dengan jujur, tanpa menyinggung perasaan dan hak orang lain.
Kemampuan untuk berperilaku asertif sebaiknya dikembangkan pada anak-anak ada tiga alasannya.

” Perilaku asertif adalah bagian dari keterampilan sosial. Orang yang asertif merasa nyaman saat mengungkapkan kebutuhannya dan membuat orang lain tetap merasa nyaman,” ungkap Nuri kepada Liputan6.com.

Dengan sendirinya, tutur Nuri, mereka menjadi individu yang dapat dipercaya dan dapat diandalkan karena jujur, terbuka dan selaras antara pikiran dan ucapan. Orang-orang yang asertif juga pada umumnya memiliki kecerdasan emosional yang baik.

” Perilaku asertif melindungi hak-hak individual tanpa mengganggu hak orang lain. Banyak contohnya, misalnya berani bilang tidak pada kasus pelecehan atau kekerasan atau bullying pada anak,” ujar Nuri.

Anak juga mampu menunjukkan diri, pendapat, dan pemikirannya sebagai individu yang unik atau spesial tanpa menghina, mengancam atau merendahkan orang lain. Contohnya kata Nuri, saat anak mengatakan lebih menyukai suatu mainan tertentu di sekolah tanpa mengatakan mainan temannya jelek.

Perilaku asertif sejak dini sebut Nuri, dapat membuat anak tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih percaya diri, memiliki konsep diri, self-esteem dan hubungan sosial yang berkembang baik. Pada orang dewasa saja, perilaku asertif tidak mudah dilakukan.

” Ada banyak pertimbangan saat kita ingin mengungkapkan pendapat atau keinginan kita, sehingga terkadang kita memilih untuk diam dan menerima. Sebaliknya, ada pula sebagian dari kita yang cenderung agresif saat menyampaikan sesuatu,” jelas Nuri.

Sumber : https://parenting.dream.co.id/ibu-dan-anak/latih-anak-kemukakan-pendapat-tanpa-menyinggung-orang-lain-1810151.html

Leave a Reply