Kolom lainnya
- Tidak Ada yang Tidak Bisa, Jika Allah Memutuskan Bisa
- Mengemis Kasih Ilahi di Tanah Suci
- Bukan Ramadhan Biasa
- Perjalanan Umrohku
- Dibutuhkan Tenaga profesional
- Kekuatan Cinta Sang Guru
- Seandainya Rasulullah dalam kelas ...
- Ada Apa dengan Sekolah Unggulan?
- 7 Konten Esensial Pendidikan Terpadu?
- Belajar Efektif Lewat Telinga
| Anak Tangguh |
| Written by Tuti Rahayu, Guru TKIT Nurul Fikri |
| Monday, 18 January 2010 19:03 |
|
Anak merupakan pribadi yang unik. Memiliki karakter yang mudah berubah. Terkadang ia menjadi anak yang sangat gembira saat bermain. Pada lain hari ia menjadi anak yang mudah menangis, marah, dan sebagainya. Menurut para ahli pendidikan, masa inilah yang terbaik bagi anak mengelola perasaan positif, sekaligus mengatasi perasaannya ketika sedang sedih, kecewa, atau marah. Anak yang pandai mengelola perasaan adalah anak yang cerdas emosi. Menurut Daniel Goelemen, kecerdasan intelektual (Quational Intelligence) hanya memberikan konstribusi sebesar 20% dalam keberhasilan masa depan seseorang. Selebihnya ditentukan oleh kecerdasan emosi dan faktor lainnya (Emotional Intelligence).
Menurut Ani Suriani, kecerdasan emosi benar-benar merupakan faktor yang perlu dilatih terus-menerus pada anak. Ketrampilan emosi tidak begitu saja datang. Berbeda dengan IQ yang merupakan potensi bawaan, dengan bantuan lingkungan kecerdasan emosional akan berkembang. Kecerdasan emosional perlu dilatih. Orang tua sangat berperan dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan nyaman. Dalam lingkungan keluarga tersebut, orang tua mengajarkan kepada anak mengenai pelajaran hidup yang sangat berharga. Anak yang tangguh memiliki kemmpuan untuk mengelola perasaannya, mampu memahami dan berhubungan baik dengan orang lain, cakap dalam mengendalikan emosi, mampu menyelesaikan masalah, gigih, ramah, dan hormat kepada orang lain. Alangkah bahagia orangtua yang memiliki anak cerdas emosi. Mereka telah berhasil menanamkan akhlak yang baik yang menjadi bekal bagi anaknya menuju kesuksesan dunia dan akhirat. Kecerdasan emosi memang bukan satu-satunya kecerdasan yang harus dimiliki anak, melainkan kecerdasan emosi merupakan salah satu bentuk kecerdasan yang sangat penting bagi anak dalam menjalani kehidupan pada masa yang akan datang. |
