Profil SDITNF Aceh
Written by Administrator   
Wednesday, 16 April 2008 14:37

Bencana Tsunami di Aceh yang sangat memilukan telah membuat berbagai kehancuran di Aceh. Secara fisik banyak gedung luluh lantah dan rata dengan tanah, termasuk ribuan gedung sekolah, rumah, perkantoran, dan sarana umum lainnya. Secara psikis bencana ini meninggalkan duka dan trauma yang mendalam akibat terenggutnya orang-orang tercinta secara mendadak dan serentak.

Dampak dari bencana Tsunami di Aceh mungkin jauh lebih kecil dibandingkan dengan dampak dari jatuhnya bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki. Tetapi untuk membangun kembali Aceh, kita mungkin dapat mencontoh dari Jepang yang memulai pembangunannya dari hal yang sangat substansial yaitu dunia pendidikan. Atas dasar hal tersebut Yayasan Pendidikan Nurul Fikri bersama PT. Indosat Tbk. juga berkomitmen untuk memberikan kepedulian kepada Aceh melalui dunia pendidikan. Perwujudan dari komitmen ini PT. Indosat Tbk. telah membangun gedung Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) untuk anak Aceh, khususnya korban tsunami, yang penyelenggaraannya diserahkan kepada Yayasan Pendidikan Nurul Fikri.

Selama enam bulan pertama Yayasan Pendidikan Nurul Fikri menyelenggarakan pendidikan di sekolah darurat. Saat ini alhamdulillah pendidikan diselenggarakan di gedung baru SDIT yang telah diresmikan oleh Menteri Negara BUMN Bapak Sugiharto pada tanggal 28 Februari 2006. SDIT Aceh saat ini memiliki 235 siswa dengan 17 guru dan 6 karyawan. Dalam usianya yang belum genap satu tahun SDIT Aceh telah berhasil meraih beberapa prestasi, antara lain juara umum lomba keagamaan tingkat kabupaten Aceh Besar dan juara III mengarang tentang peristiwa Tsunami tingkat propinsi NAD.

Kegiatan operasional pendidikan tahun pertama (Juli 2005-Juni 2006) dibiayai oleh PT. Indosat Tbk., sementara untuk tahun berikutnnya diserahkan kepada Yayasan Pendidikan Nurul Fikri. Untuk itu dalam rangka memenuhi biaya operasional pendidikan tahun-tahun berikutnya Yayasan Pendidikan Nurul Fikri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi dalam pembiayaan pendidikan anak-anak Aceh khususnya korban tsunami.

TUJUAN PROGRAM

  1. Membantu anak-anak korban tsunami agar terdidik secara optimal dan Islami.
  2. Memberikan pencerahan dalam dunia pendidikan di Aceh.
  3. Memberikan keteladanan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.
  4. Menghimpun seluruh potensi masyarakat yang ada untuk berpartisipasi dalam peningkatan mutu pendidikan di Aceh khususnya di Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Fikri Aceh.

PESERTA DIDIK

  1. Anak-anak Aceh korban tsunami khususnya mereka yang tidak mampu.
  2. Anak-anak Aceh yang mampu dan bersedia memberikan subsidi silang.
  3. Anak-anak Aceh yang tidak mampu tetapi memiliki prestasi.

KARAKTERISTIK SDIT NF Aceh

  1. Menjadikan Islam sebagai landasan filosofis dan operasional dalam penyelenggaraannya.
  2. Mengusung nilai dan pesan Islam sebagai ruh dalam setiap kegiatan sekolah.
  3. Mengintegrasikan nilai kauniyah dan qauliyah dalam bangunan kurikulum.
  4. Menerapkan dan mengembangkan metode pembelajaran untuk mencapai optimalisasi proses belajar mengajar.
  5. Menumbuhkan biah solihah dan kemaslahatan serta meniadakan kemaksiatan dan kemungkaran dalam lingkungan sekolah.
  6. Melibatkan peran serta orangtua dan masyarakat dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan.
  7. Mengedepankan qudwah hasanah dalam membentuk karakter peserta didik yang jujur, bersih, mandiri, prestasi, dan terampil.
  8. Mengutamakan nilai ukhuwwah dalam semua interaksi antar warga sekolah, dan memupuk sikap peduli terhadap sesama.
  9. Membangun budaya rawat, resik, rapih, rajin, dan ringkas.
  10. Menjamin seluruh proses kegiatan sekolah untuk selalu berorientasi pada mutu dan sistem.