
"Islam cinta keadilan... takkan takut akan rintangan..." terdengar jelas nasyid "Islam Cinta Keadilan" milik Izzatul Islam dan gelak tawa beberapa guru dalam sebuah ruangan yang tak jauh saya berdiri sehingga membuat saya segera menghampirinya. Ternyata ada beberapa guru sedang berlatih gerakan senam yang diiringi nasyid tersebut. Tak berapa lama kemudian, seorang guru menghampiri saya dan berkata, "Ren, ayo latihan!" ajaknya dengan senyum. "Latihan apa?" jawabku heran, "Badminton," terangnya. "Oh iya," batinku.
Setengah berlari saya mengejarnya, dalam perjalanan menuju ke hall yang bertembok hijau dan luas itu saya melalui beberapa guru sedang berlatih volley di lorong kelas dua. Subhanallah... tiba-tiba seluruh Nurul Fikri berada dalam euforia olahraga. Memang, di awal tahun 2013 ini, Nurul Fikri sedang melakukan kegiatan tahunan Pekan Olahraga Sekolah Islam Terpadu Nurul Fikri yang biasa di sebut POR SIT NF. Terlihat antusias mereka menggembirakan acara ini dengan semangat berlatih. Ada yang berlatih senam, volley, badminton, tennis meja, dan lain-lain.
Dalam gelak canda mereka di sela-sela persiapan pertandingan POR SIT ini banyak selentingan ucapan "biar langsing" dari bibir mereka. Uhm... diakui memang untuk ibu-ibu seumuran saya ke atas apalagi sudah memiliki anak memiliki badan tumbuh kesamping menjadi suatu hal yang sungguh nyata dan sulit dihentikan ataupun diturunkan. Namun, perkataan "biar langsing" tersebut saya yakin bukanlah pernyataan ringan atau seloroh mereka. Tapi, memang keluar dari lubuk hati mereka yang paling dalam, karena langsing atau lebih tepatnya memiliki tubuh ideal menjadi dambaan setiap orang. Sebenarnya dengan memiliki tubuh proporsional akan membuat kita lincah bergerak tidak dengan nafas tersengal-sengal, bertenaga dan enak dipandang.
Untuk memiliki tubuh proporsional tidak terlepas dari gaya dan pola hidup yang kita lakukan. Lihatlah betapa banyaknya iklan "obat" di berbagai media mengajak kita makan sebanyak-banyaknya tapi badan tetap langsing. Nah, ini adalah beberapa cara kiat aman langsing ala Rasulullah SAW yang bisa kita ikuti yaitu:
1. Tidak pernah banyak makan. Sabda Rasul: "Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)". (Muttafaq Alaih). Kita belajar tentang timing (pengaturan alokasi waktu), berhenti sebelum kenyang dengan pengertian sesuai dengan porsi karena dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda, yakni sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.