Karya SiswaSIT NURUL FIKRI

English Corner: Pendukung Nurul Fikri Bilingual School

By April 18, 2017 No Comments
Peserta English Corner bersama Pak Hans
Penulis: Raissa Dahayu (Kelas 8C)/ Editor: Irma Siregar

TUGU – English Corner adalah suatu acara yang diadakan di English Day. Program ini sendiri, terdiri dari beberapa acara-acara menarik, seperti Speech, Storytelling (mendongeng), dan berbagai permainan yang bertemakan Bahasa Inggris. Dulu, pernah ada program English Agent namun belum berjalan dengan baik. Sehingga PJ English Agent pun menggagas ide tentang English Corner.

English Corner itu acara yang sengaja diadakan di English Day, untuk meningkatkan semangat Bahasa Inggris anak-anak. Nah, untuk membuat suasana Bahasa Inggris di sekolah ini jadi lebih kuat,” tutur Tri Handoko selaku guru dan PJ program English Corner.

Peserta English Corner Sedang Menampilkan Karyanya.

Peserta English Corner sedang menampilkan karyanya

English Corner diadakan dua kali dalam seminggu, yakni Senin untuk siswa putra dan Kamis untuk putri. Pesertanya bergiliran mulai dari level 7 dan 8. Para siswa-siswi yang tampil di English Corner diberi waktu untuk berlatih sekitar satu minggu.

Cara mereka dalam berlatih pun berbeda-beda. Ada yang berlatih di depan cermin, di depan keluarga, dan sebagainya. Mereka juga punya caranya sendiri dalam mengatasi gugup. Ada yang melatih nafas, ada pula yang menganggap bahwa tidak ada yang menontonnya berbicara.

Asma dan Rissa, siswi yang mewakili 7C sebagai Master of Ceremony (MC) dan Storyteller mengaku bahwa keduanya lega setelah tampil. Mereka juga bangga dan senang karena mendapat pengalaman baru. Rissa berpendapat, kalau English Corner dapat meningkatkan kemampuan berbicaranya dalam Bahasa Inggris.

English Corner ini bikin aku lebih percaya diri dan ningkatin berbicara, speakingnya gitu,” ungkapnya. Secara keseluruhan, tujuan dari program English Corner adalah meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya Bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (Wakasis), Teddy Azra, menargetkan SMPIT Nurul Fikri untuk menjadi sekolah dua bahasa (bilingual school) di tahun 2020 mendatang.

Leave a Reply